<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Learning Center SBW &#187; Cara Membuat</title>
	<atom:link href="http://learningcentersbw.com/category/cara-membuat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://learningcentersbw.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Aug 2010 03:59:55 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<image>
<link>http://learningcentersbw.com</link>
<url>http://learningcentersbw.com/wp-content/mbp-favicon/logosbw.png</url>
<title>Learning Center SBW</title>
</image>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Dasar Membuat Rajutan atau breien</title>
		<link>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/dasar-membuat-rajutan-atau-breien</link>
		<comments>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/dasar-membuat-rajutan-atau-breien#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 05:35:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sbw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cara Membuat]]></category>
		<category><![CDATA[breien]]></category>
		<category><![CDATA[ketrampilan]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://learningcentersbw.com/?p=258</guid>
		<description><![CDATA[
Pelatihan ketrampilan Breien yang diadakan oleh KopWan Setia Bhakti Wanita Jawa Timur pada tanggal 20 Oktober 2009 sampai dengan 27 Oktober 2009 dan di ikuti oleh 135 peserta berjalan cukup lancar .Ketrampilan pelatihan breien ini  diadakan  bertujuan untuk meningkatkan tingkat  sumberdaya manusia yang ada di dalam koperasi wanita Setia Bhakti wanita Jawa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a name="Dasar Membuat Rajutan atau breien "></a></p>
<div id="attachment_259" class="wp-caption alignleft" style="width: 155px"><a rel="attachment wp-att-259" href="http://learningcentersbw.com/cara-membuat/dasar-membuat-rajutan-atau-breien/attachment/img_2599"><img class="size-medium wp-image-259" title="breien" src="http://learningcentersbw.com/wp-content/uploads/2009/11/IMG_2599-233x300.jpg" alt="ketrampilan breien" width="145" height="160" /></a><p class="wp-caption-text">ketrampilan breien</p></div>
<p>Pelatihan ketrampilan Breien yang diadakan oleh KopWan Setia Bhakti Wanita Jawa Timur pada tanggal 20 Oktober 2009 sampai dengan 27 Oktober 2009 dan di ikuti oleh 135 peserta berjalan cukup lancar .Ketrampilan pelatihan breien ini  diadakan  bertujuan untuk meningkatkan tingkat  sumberdaya manusia yang ada di dalam koperasi wanita Setia Bhakti wanita Jawa Timur sehingga di harapkan terciptanya individu koperasi yang mandiri serta berkarya.</p>
<p>Di butuhkan ketelitian serta ketelatenan untuk dapat menciptakan sebuah rajutan atau breien yang indah. Berikut adalah cara-cara untuk membuat rajutan atau breien :<br />
1.	Istilah dalam merajut.<br />
Knit (k) adalah mengaitkan sebuah benang dari arah depan atau atas (yang lebih dekat ke badan kita), menghasilkan tampilan seperti rantai vertikal ( dinamakan tusuk lurus, tusuk bawah).</p>
<p>Purl (p) adalah mengaitkan sebuah  benang dari arah belakang atau bawah, menghasilkan tampilan seperti bentangan horizontal  (tusuk atas)&#8230;.<span id="more-258"></span></p>
<p>Cast on ( co) adalah gabungan tusukan dasar yang akan menjadi pondasi rajutan. Bisa dibandingkan seperti membuat rantai awal dalam merenda.(tusuk awal)</p>
<p>2.	Alat yang di butuhkan :</p>
<div id="attachment_260" class="wp-caption alignright" style="width: 165px"><a rel="attachment wp-att-260" href="http://learningcentersbw.com/cara-membuat/dasar-membuat-rajutan-atau-breien/attachment/img_2607"><img class="size-medium wp-image-260" title="alat breien" src="http://learningcentersbw.com/wp-content/uploads/2009/11/IMG_2607-300x207.jpg" alt="alat breien" width="155" height="137" /></a><p class="wp-caption-text">alat breien</p></div>
<p>-	Breipen ( sejenis jarum berukuran besar) adalah alat yang di gunakan untuk merajut. Alat ini bisa terbuat dari almunium, bamboo, kayu maupun plastik. Untuk pemula sebaiknya menggunakan jarum rajut berukuran besar ( 8- 10)<br />
-	Benang yang di gunakan dalam merajut/breien adalah benang yang berbahan katun, benang wol lokal, benang wol 2 ply, softy cotton,benang bulky, wol katun tebal.</p>
<p>Tetapi untuk pemula disarankan menggunakan benang 6 ply.<br />
-	Gunting<br />
3.	Langkah-langkah dalam merajut :<br />
-	Simpul dasar<br />
•	Sebelum membuat simpul dasar, buat dulu co (cast on) di salah satu ujung jarum rajut.<br />
•	Buat simpul awal, masukkan benang pada ibu jari bagian luar. Tarik sesuai diameter jarum<br />
-	Tusuk dasar Breien<br />
•	Knit / k (tusuk bawah)<br />
Buat Co awal, masukkan jarum rajut di sebelah kanan ke lubang sebelah kiri, kaitkan benang pada jarum rajut di sebelah kanan, cukit keluar benang melalui lubang dengan memakai  jarum sebelah kanan.<br />
•	Purl / p (tusuk atas )<br />
Buat Co awal, masukkan jarum rajut di sebelah kanan ke belakang bawah ke atas, kaitkan benang pada jarum, cukit keluar kaitan benang.</p>
<p>4.	Variasi tusukan.<br />
-	Motif garter ( garter stitch)<br />
•	Buat co 20 sts<br />
•	Baris 1: buat k 20 , balik<br />
•	Baris 2: buat k 20, balik<br />
•	Ulangi terus hingga mencapai panjang yang diinginkan.<br />
-	Motif stokinette<br />
•	Buat co 20 sts<br />
•	Baris 1: buat k 20, balik<br />
•	Baris 2: buat p 20, balik<br />
•	Ulangi baris 1 dan 2 hingga mencapai panjang yang diinginkan<br />
-	Motif biji (seed stitch)<br />
•	Buat co 20 sts<br />
•	Baris 1 : buat (k1, p1), ulangi 2 kali sampai ujung.<br />
•	Lakukan terus pada setiap baris hingga mencapai panjang yang dikehendaki.<br />
-	Motif renda (ribbed stitch)<br />
Jenis tusuk ini di gunakan untuk menyelesaikan suatu rajutan . hasil dari tusukannya bersifat elastic dan lebih kecil jika dibandingkan tusuk garter atau stokinette.</p>
<p><a href="#Dasar Membuat Rajutan atau breien ">Dasar Membuat Rajutan atau breien </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/dasar-membuat-rajutan-atau-breien/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mewarnai Batik</title>
		<link>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/mewarnai-batik</link>
		<comments>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/mewarnai-batik#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 04:29:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sbw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cara Membuat]]></category>
		<category><![CDATA[breien]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://learningcentersbw.com/?p=253</guid>
		<description><![CDATA[
Pelatihan ketrampilan batik yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu mendapatkan antusias yang cukup besar dari anggota koperasi wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur, kecintaan pada batik sebagai warisan budaya bangsa Indonesia mendorong semangat anggota kopwan Setia Bhakti Wanita Jawa Timur untuk tetap melestarikannya dengan cara mengikuti pelatihan ketrampilan batik. Setelah pembahasan mengenai cara mengolah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a name="Mewarnai Batik "></a><br />
<a title="ketrampilan batik" href="http://learningcentersbw.com/pelatihan/ketrampilan-batik-2" target="_blank">Pelatihan ketrampilan batik</a> yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu mendapatkan antusias yang cukup besar dari anggota koperasi wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur, kecintaan pada batik sebagai warisan budaya bangsa Indonesia mendorong semangat anggota kopwan Setia Bhakti Wanita Jawa Timur untuk tetap melestarikannya dengan cara mengikuti pelatihan ketrampilan batik. Setelah pembahasan mengenai cara <a title="cara membuat batik" href="http://learningcentersbw.com/cara-membuat/cara-membuat-batik" target="_blank">mengolah kain batik </a>dan sejenisnya, berikut adalah proses pewarnaan pada kain batik.<br />
Alat-alat yang dibutuhkan :<br />
-	1 timbangan surat<br />
-	1 gelas untuk takeran soda dari 100 cc atau pipet (tetesan)<br />
-	1 gelas untuk takeran air dari 500 cc<br />
-	2 mangkok soto yang besar<br />
-	2 sendok bebek dari plastik<br />
-	1 pasang sarung tangandari karet<br />
-	1 sikat untuk cucian<br />
-	2 pensil atau kuas yang kecil untuk  “nyolet”<br />
-	1 gawang untuk jemuran / tali dariu plastic<br />
Obat-obatan yang dipakai untuk membuat warna berupa puder terdiri dari 2 macam, yaitu :<span id="more-253"></span><br />
1.	Napthol<br />
Harus dicampur dengan cairan soda (loog), kalau sudah campur di beri air mendidih sampai jernih lalu diberi air dingin<br />
2.	Garam<br />
Cukup di beri air dingin<br />
Cara membuat Loog :<br />
Cairan soda sebanyak 441 gr, caustik soda (soda air), 1 liter Gedistileerd water (dapat beli di apotik). Semua ini dicampur jadi satu supaya cair. Kalau sudah cair diukur dengan ukuran yang namanya “Baume”. Ukuran cairan soda harus terdapat 360 be (baume),baru dapat di pakai.<br />
Perbandingan :<br />
1.	Naphtol dan Soda	: 1 gr napthol, 1 ½ cc loog (air soda), 250 cc air (terdiri 100 cc air mendidih dan 150 cc air dingin )<br />
2.	Naphtol dan garam	: 1 gr naphtol, 2/3 garam, 250 cc air dingin.<br />
Cara mencairkan obat-obat tersebut :<br />
1.	1 gr naphtol dan 1 ½ cc soda di aduk sampai rata betul lalu diberi air mendidih 100 cc diaduk sampai cairan napthol kelihatan jernih/bening.Jika belum jernih di tambah air mendidih sedikit lagi, sesudah itu baru air dingin yang 150 cc di campurkan.<br />
2.	Larutan garam : 2 gr garam dilarutkan dengan air sebanyak sama dengan larutan napthol, jadi 250 cc air dingin.<br />
3.	Bila sudah larut semua, baiknya larutan tersebut dicoba diatas lap yang putih, supaya dapat diketahui warna yang diketahui warna yang dikehendaki, karena biasanya warna nampaknya kurang cocok. Kalu ingin warna yang muda, larutkan napthol dan garam ditambahi air dingin sedikit demi sedikit sampai terdapat warna yang dikehendaki.<br />
<a name="Mewarnai Batik"></a><br />
Proses mewarnai kain batik :<br />
Kain yang selesai di batik, dicuci dengan sikat supaya hilang kanjinya, lalu di jemur tetapi tidak sampai kering. Sesudah itu dimasukkan dalam larutan naphtol  dulu. 6 kali dimuka dan 6 kali di belakang. Dijemur kembali sampai kering lalu di masukkan dalam larutan garam . Sebaiknya mewarnai kain batik di ulangi lagi seperti diatas tetapi hanya 3 kali di muka dan 3 kali di belakang. Maksudnya supaya warna bisa rata dan agak mengkilap. Dijemur kembali sampai kering, lalu di masukkan dalm air mendidih untuk menghilangkan malamnya.<br />
<a href="#Mewarnai Batik ">Mewarnai Batik </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/mewarnai-batik/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>38</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seni Glass Painting</title>
		<link>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/seni-glass-painting</link>
		<comments>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/seni-glass-painting#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 03:54:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sbw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cara Membuat]]></category>
		<category><![CDATA[glass]]></category>
		<category><![CDATA[jawa-timur]]></category>
		<category><![CDATA[lukis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://learningcentersbw.com/?p=230</guid>
		<description><![CDATA[
Berbagai macam ketrampilan telah di adakan oleh Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang terdapat di dalam Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur. Salah satu pelatihan ketrampilan yang mendapatkan antusias yang sangat baik adalah pelatihan ketrampilan Glass Painting. Ketrampilan yang menggunakan bahan dasar dari kaca [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a name="Seni Glass Painting"></a><br />
Berbagai macam ketrampilan telah di adakan oleh Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang terdapat di dalam Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur. Salah satu pelatihan ketrampilan yang mendapatkan antusias yang sangat baik adalah pelatihan ketrampilan Glass Painting. Ketrampilan yang menggunakan bahan dasar dari kaca sebagai media lukis atau mewarnai ini mempunyai nilai artistik atau nilai seni yang dapat di jadikan hiasan maupun penghias rumah.<br />
Berikut adalah beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam ketrampilan glass painting :<br />
1.	Bahan untuk Glass Painting<br />
Bahan dasar yang di gunakan adalah kaca, dalam hal ini dapat menggunakan bahan-bahan dasar kaca di sekitar kita seperti gelas, botol, piring, tempat selai, stoples, dll. Yang perlu di perhatikan adalah benda yang akan di gunakan sebagai media melukis atau mewarnai janganlah yang sudah banyak goresannya dan buram, pilihlah benda kaca yang mempunyai bentuk yang unik dan artistik.[..]<span id="more-230"></span></p>
<p>2.	Penyiapan bahan dasar<br />
Bahan dasar kaca yang di gunakan sebagai media melukis maupun mewarnai sebaiknya di bersihkan terlebih dahulu dari kotoran , minyak dan lemak.Setelah bersih dan kering sebaiknya di seka dengan kain bersih dengan menggunakan methanol.<br />
3.	Desain dan pola lukisan<br />
Pada dasarnya untuk membuat pola lukisan pada media berbahan dasar kaca tergantung pada selera masing-masing individu karena motif yang di gunakan bisa berbagai macam. Namun motif atau pola yang biasa digunakan adalah motif bunga, kartun, binatang, capung dan kupu-kupu. Untuk melukis maupun menggambar kerangka motif yang akan di buat sebagainya menggunakan outliner terlebih dahulu atau bisa menjiplak pola pada kertas dengan meletakkan kertas yang sudah bermotif pada sisi dalam media bahan kaca, selanjutnya kerangka maupun motif bisa dibuat dengan mencontoh gambar tersebut.<br />
4.	Bahan pewarna<br />
Ada 2 macam pewarna yang bisa digunakan dalam ketrampilan Glass painting ini:<br />
a.	Cat Opaque Coates<br />
Ini adalah jenis cat yang tidak transparent dan biasanya di gunakan bagi yang baru berlatih glass painting. Cara menggunakannya yaitu dengan mengencerkannya terlebih dahulu dengan thinner dan ditambah Glass Fixed Catalist (-+ 5%).<br />
b.	Cat Transparent Vetro<br />
Cat ini menghasilkan warna-warna yang cerah dan transparent. Cara menggunakannya bisa langsung di kuaskan di media berbahan dasar kaca yang sudah bersih.Untuk kadar kekentalannya sesuai dengan kebutuhan  bisa ditambahkan dengan thinner. Biasanya cat ini di gunakan oleh pengrajin glass painting yang sudah terlatih<br />
5.	Pengecatan<br />
Setelah penggunaan Out liner / garis luar pada media kaca, bisa di kuaskan dengan Cat Opaque Coates atau Cat Transparent Vetro. Akan lebih baik jika proses pengecatan menggunakan kuas nylon. Kuaskan cat pada media kaca secara merata jangan terlalu tebal. Setelah selesai pewarnaan kemudian keringkan.(wba)</p>
<p><a href="#Seni Glass Painting">Seni Glass Painting</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/seni-glass-painting/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>36</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Batik</title>
		<link>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/cara-membuat-batik</link>
		<comments>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/cara-membuat-batik#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 05:23:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sbw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cara Membuat]]></category>
		<category><![CDATA[batik]]></category>
		<category><![CDATA[jawa-timur]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://learningcentersbw.com/?p=206</guid>
		<description><![CDATA[
Batik, merupakan salah satu dari beragam kebudayaan kerajinan bernilai  tinggi yang di miliki oleh bangsa Indonesia.  Seluruh dunia pun telah mengakui bahwa kebudayaan kerajinan Batik merupakan kebudayaan asli milik bangsa Indonesia, hal ini dipertegas oleh UNESCO (lembaga di bawah PBB) dengan meresmikan Batik sebagai ikon budaya bangsa yang memiliki keunikan serta simbol dan filosofi yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a name="Cara Membuat Batik"></a><br />
Batik, merupakan salah satu dari beragam kebudayaan kerajinan bernilai  tinggi yang di miliki oleh bangsa Indonesia.  Seluruh dunia pun telah mengakui bahwa kebudayaan kerajinan Batik merupakan kebudayaan asli milik bangsa Indonesia, hal ini dipertegas oleh UNESCO (lembaga di bawah PBB) dengan meresmikan Batik sebagai ikon budaya bangsa yang memiliki keunikan serta simbol dan filosofi yang mendalam mencakup siklus kehidupan manusia pada tanggal 2 Oktober 2009 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.Seni budaya bangsa yang mencerminkan pribadi bangsa ini yang telah di wariskan dari generasi ke generasi , merupakan tanggung jawab kita sebagai anak bangsa untuk melestarikan kebudayaan kerajinan bernilai tinggi ini.</p>
<p>Untuk melestarikan kebudayaan bangsa yang bernilai seni tinggi dan untuk meningkatkan kemampuan ketrampilan kaum wanita khususnya anggotanya, maka Kopwan Setia Bhakti Wanita Jawa Timur telah mengadakan Pelatihan Ketrampilan Batik pada tanggal 19, 22, 23 dan 26 Juni 2009. Berikut adalah cara untuk membuat batik tulis seperti yang telah disampaikan pada pelatihan ketrampilan Batik :</p>
<p>Pendahuluan</p>
<p>Untuk membuat “Batik Tulis” dibutuhkan antara lain :</p>
<p>-          Kain putih putih lebar 1,10 meter dan ini kita sebut “White Cambric”.  Jadi khusus / special kain tersebut untuk batik. Biasanya kain tersebut harus kita beli 1 piece, dan ini berukuran 17 ½ yard x42 inch. Dari kain berukuran ini dapat kita bagi menjadi 6 helai kain. Tetapi sekarang di Jogja dan Solo kita dapat membeli 1 lembar atau beberapa lembar yang kita butuhkan ( 1 lembar=2 ½ meter)<span id="more-206"></span></p>
<p>Cara mengolah kain :</p>
<p>Sebelum kain ini di batik, kita cuci terlebih dahulu, dan kalau akan di batik dengan menggunakan warna (seperti kain dari pekalongan ), harus di “ketel” atau di “loyor” terlebih dahulu. Sesudah di cuci atau di ketel, lalu di “kanji” di teruskan dengan di “kemplong”. Dan mencucinya tidak boleh menggunakan sabun, maksud dari pencucian tersebut ialah untuk menghilangkan kanji pabrik dan lemak.</p>
<p>Yang di butuhkan untuk membatik:</p>
<p>-          1 kompor kecil atau anglo kecil (prapen)</p>
<p>-          1 wajan kecil dan malam batik</p>
<p>-          5 biji canting, yang terdiri dari ( 1 untuk ngengreng / klowongan, 1 untuk isen-isen, 1 untuk cecekan/ titik-titik, 1 untuk tembokan, 1 untuk seret dua / garis yang berjejeran )</p>
<p>-          Beberapa helai “ijuk” yang halus sampai yang kasar, ini kita pergunakan untuk “menyogok” bila canting yang kita pakai buntu. Cara mengetel atau mengloyor kain putih tersebut di cuci tanpa sabun lalu di jemur sampai kering.</p>
<p>Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk mengetel :</p>
<ol>
<li>Minyak      kacang : minyak klenteng, minyak jarak atau minyak wijen</li>
<li>Air      abu dari merang, abu dapur atau soda pabrik. Biasanya yang kita pakai      landa merang dengan minyak kacang dengan perbandingan :</li>
</ol>
<p>-          75 cc minyak kacang, 20 gr air merang (landa), ½ liter atau 1 liter air biasa (ini ukuran untuk 1 lembar kain putih )</p>
<p>Tahap Pertama:</p>
<p>Air ½  liter di campur dengan 20 gr landa atau air merang atau air soda abu dan di adul-aduk samapai campur betul. Kemudian minyak kacang 75 cc dimasukkan campuran tersebut akan menjadi berwarna kuning dan akhirnya berubah menjadi putih seperti susu. Kain putih yang sudah di cuci dan kering tadi dimasukkan, diaduk / di uleni sampai rata, lalu di jemur sampai kering. Pengadukkan (menguleni) ini diulangi sampai 20 x , dan setiap kali pengadukan air yang seperti susu tadi di tambahai ½ liter air soda / landa . Sesudah di uleni sampai bersih tanpa sabun lalu di kanji. Jika mengkanji kain tersebut jangan langsung di jemur, tetapi dibiarkan dahulu sampai air kanjinya sampai habis menetes, kalau sudah agak mengering, baru di jemur sampai kering. Kemudian di “kemplong”.</p>
<p>Caranya Mengemplong :</p>
<p>Kain yang telah kering tadi lalu di gulung, ditaruh diatas kayu yang halus , panjangnya kira-kira 1 meter dan kain tersebut dipukul-pukul dengan palu kayu. Agar kain tersebut tidak kotor, sebaiknya dibungkus dengan kain putih. Kita pukul-pukul sampai kain tersebut halus, karena itu tidak boleh di setrika, sebab serta kain akan tertarik dan akan merusak batikan kita.</p>
<p>Caranya Membatik :</p>
<p>Malam dimasukkan dalam wajan, dipanaskan sampai cair, canting klowongan dimasukkan dalam malam yang panas, kita ambil sedikit, baru kita mulai membatik pada kain putih tersebut. Cara menggambar di atas kain (membatiknya) harus terlihat dari belakang, agar supaya kelihatan di batik dibaliknya (di terusi) dan tidak mudah hilang, kalau nantinya diberi warna.(wba)<br />
<a href="#Cara Membuat Batik">Cara Membuat Batik</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/cara-membuat-batik/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Ketrampilan Clay</title>
		<link>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/membuat-ketrampilan-clay</link>
		<comments>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/membuat-ketrampilan-clay#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2009 04:48:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sbw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cara Membuat]]></category>
		<category><![CDATA[clay]]></category>
		<category><![CDATA[ketrampilan]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://learningcentersbw.com/?p=202</guid>
		<description><![CDATA[
Clay mempunyai arti tanah liat, tetapi bahan dasar yang dipergunakan dalam pelatihan ketrampilan yang di adakan oleh Kopwan Setia Bhakti Wanita Jawa Timur bukanlah dari tanah liat, tetapi bahan sesungguhnya terbuat dari &#8220;tepung kue&#8220;. Bahan dasar untuk membuat ketrampilan Clay ini bisa bermacam-macam, akan tetapi melihat dari segi efisien serta kebersihan proses pengerjaan lebih baik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a name="Membuat Ketrampilan Clay"></a><br />
<strong><a title="ketrampilan clay" href="http://learningcentersbw.com/pelatihan/terbuka-peluang-usaha-hantaran-clay" target="_blank">Clay</a> </strong>mempunyai arti tanah liat, tetapi bahan dasar yang dipergunakan dalam pelatihan ketrampilan yang di adakan oleh <em>Kopwan Setia Bhakti Wanita Jawa Timur</em><strong> </strong>bukanlah dari tanah liat, tetapi bahan sesungguhnya terbuat dari &#8220;<a title="ketrampilan kue kering" href="http://learningcentersbw.com/pelatihan/ketrampilan-kue-kering" target="_blank">tepung kue</a>&#8220;. Bahan dasar untuk membuat ketrampilan<strong> Clay</strong> ini bisa bermacam-macam, akan tetapi melihat dari segi efisien serta kebersihan proses pengerjaan lebih baik menggunakan bahan dasar tepung kue seperti yang disampaikan oleh Ibu Monica Harijati Hariboentoro pada pelatihan ketrampilan <strong>Clay</strong>.</p>
<p>Berikut adalah bahan dasar yang di gunakan untuk ketrampilan Clay :</p>
<p>Bahan<br />
a. tepung kanji<br />
b. tepung terigu<br />
c. tepung beras<br />
d. pengawet kue ( natrium benzoat )<br />
e. lem putih (PVAC)</p>
<p><span id="more-202"></span></p>
<p>Cara Buat<br />
a. tepung kanji, terigu, beras dicampur semua dengan perbandingan 1 : 1 : 1<br />
b. tambahkan pengawet dan lem<br />
c. uleni sampai kalis<br />
d. campurkan pewarna</p>
<p>Pewarnaan<br />
Bisa menggunakan berbagai macam pewarna (cat air, acrylic, poster, oil). Pewarna dicampur ke dalam adonan lalu diuleni sampai merata.</p>
<p>Pembentukan<br />
Setelah semua bahan telah siap, maka bahan bisa di bentuk sesuai dengan keinginan</p>
<p>Pengeringan<br />
Model yang sudah jadi dapat dibiarkan saja, hanya di angin-anginkan. Atau juga dapat di keringkan di bawah matahari,tetapi tidak secara langsung.(wba)<br />
<a href="#Membuat Ketrampilan Clay">Membuat Ketrampilan Clay</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/membuat-ketrampilan-clay/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
