Oct
Ketrampilan Breien
Filed Under (Pelatihan) by sbw on 21-10-2009
Tagged Under : breien, koperasi, wanita
Sweater yang hangat, syal yang nyaman adalah beberapa dari karya indah yang dapat dihasilkan melalui seni merajut atau biasa di sebut dengan Breien atau Knitting. Alat yang digunakan pada Breien untuk menghasilkan sebuah rajutan adalah 2 buah Breipen / stick dan benang untuk breien. Pengunaan 2 buah stick inilah yang membedakan antara breien dengan crochet. Hasil dari ketrampilan Breien ini selain bisa di gunakan untuk pelengkap berbusana sehari-hari juga bisa menambah penghasilan keluarga.
Sejalan dengan RK-RAPB 2009 yang menyepakati ketrampilan Breien sebagai salah satu ketrampilan yang di adakan pada tahun 2009 ini maka pada tanggal 20 Oktober 2009 diadakan ketrampilan Breien di gedung II Koperasi setia Bhakti Wanita. Pelatihan ketrampilan yang diadakan selama beberapa hari ini diikuti oleh 135 anggota KopWan Setia Bhakti Wanita Jawa Timur. Mengingat juga jumlah peserta pelatihan yang begitu banyak, maka di bagi beberapa kelompok pelatihan ketrampilan Breien dalam beberapa hari pelatihan. Dalam satu hari terdapat 2 sesi pelatihan yaitu pukul 09.00 sampai dengan 12.00 untuk sesi pertama dan pukul 13.00 sampai dengan 16.00 untuk sesi kedua…[..] Read the rest of this entry »

Tanah liat memang bukan hal asing. Dari tanah liat bisa menjadi berbagai alat dapur hingga atap rumah. Ditangan seorang yang berjiwa seni, tanah liat juga bisa berubah menjadi berbagai barang bernilai seni. Ditangan anak-anak, tanah liat bisa berubah menjadi berbagai mainan. Pendek kata, tanah liat bisa berubah menjadi berbagai barang yang bernilai apapun bergantung dari kreatiftasnya.
Berbeda dengan pelatihan membuat hantaran. Untuk pelatihan ini, tim tidak kesulitan mencari instruktur. Karena Ibu Laksmiwati Etty yang pernah memberikan pelatihan kerajinan dari kertas semen tersebut juga mahir dalam membuat hantaran. Bahkan Ibu Etty anggota kelompok 370 ini juga sudah mengarang buku tentang hantaran. Sehingga di bulan Juli itu pula usulan anggota tentang ketrampilan membuat hantaran bisa direalisasi.
Lebaran sebentar lagi. Setidaknya Rhamadan sudah mulai masuk pada Agustus nanti. Bagi ibu-ibu, tentu memasuki bulan puasa dan lebaran tersebut akan menjadi kesibukan tersendiri. Kesibukan itu semakin padat ketika bulan Rhamadan mulai mendekati akhir dan lebaran menjelang. Biasanya ibu-ibu mulai sibuk keluar-masuk pasar maupun mal. Accessories rumah, busana hingga kue lebaran menjadi buruannya. Pendek kata disaat seperti itu tingkat konsumsi sangat tinggi.
Dalam pelatihan kue kering ini, Kopwan SBW menggandeng PT. Bogasari yang punya unit usaha pelatihan berbagai macam kue. Untuk itulah pelatihan yang diselenggarakan sejak tanggal 15 hingga 18 Juni 2009 itu diadakan di Bogasari Baking Center (BBC). Di pusat pelatihan yang berada di belakang Delta Plaza itulah anggota SBW berlatih membuat kue mulai pukul 08.30 hingga pukul 16.00. Ada 4 resep yang diajarkan yaitu puff stik keju, sus kering manis, almound macatron cookies dan mlinjo cookies. 
Keberhasilan sistem tanggung renteng yang diterapkan oleh Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur dan dinamika penerapannya di dalam kelompok
Daur ulang merupakan salah satu cara untuk melakukan gaya hidup ramah lingkungan dengan memanfaatkan
Di pelatihan ketrampilan daur ulang kertas semen ini, peserta pelatihan memperoleh kertas semen bekas pakai,buku panduan, karton, hiasan bunga, lem perekat serta pita dari Tim Learning Center Kopwan Setia Bhakti Wanita untuk keseragaman bahan dasar kreasi daur ulang.Pemilihan kertas semen sebagai bahan dasar kreasi daur ulang merupakan pemanfaatan
“Saya itu pengin bisa mencari resep-resep masakan di internet, jadi nanti bisa saya praktekan di rumah” tutur ibu Diana ( anggota Kopwan Setia Bhakti Wanita ) ketika mengikuti pelatihan Internet I




