Tips Membuat Glass Painting

Filed Under (tips) by sbw on 09-12-2009

Tagged Under : , ,


Ada beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam buat ketrampilan membuat lukisan pada media kaca atau glass agar hasil yang diperoleh lebih maksimal dan menarik. Dari pemilihan media lukis, cat yang dipilih maupun cara melukis di media kaca atau glass tersebut, berikut tip yang perlu diperhatikan :
1. Media
- Pastikan bahwa media kaca yang akan kita lukis sudah bersih dari kotoran maupun minyak yang menempel. Untuk membersihkannya dari kotoran serta minyak bisa menggunakan air hangat dan sabun, atau air hangat dengan cuka, atau dengan alkohol.
- Ada baiknya jika selama proses pengerjaan glass painting menggunakan sarung tangan berbahan karet. Hal ini dilakukan untuk menghindari minyak alami yang berasal dari telapak tangan meninggalkan kotoran di media lukis.
- Untuk media kaca yang sudah bersih dan kering, cukup lap dengan kain bersih.
2. Motif
- Bagi seorang pemula, tempelkan motif yang sudah jadi di dalam atau dibalik media lukis.Hal ini dilakukan untuk mempermudah mengikuti motif pola yang diinginkan
- Sedangkan yang sudah terbiasa, bisa menggunakan tanda titik pada media hanya sebagai titik pattern saja.Tanda titik bisa menggunakan pensil .
- Untuk membuat efek warna agak gelap maupun buram, lakukan beberapa lapis pewarnaan. Biarkan lapis warna yang pertama kering terlebih dahulu sekitar 20 menit, setelah itu dilapis dengan warna selanjutnya. Read the rest of this entry »

Menghias Hantaran Pengantin

Filed Under (tips) by sbw on 03-12-2009

Tagged Under : , ,


Untuk membuat suatu hantaran pengantin yang cantik serta indah tidak juga harus menggunakan bahan- bahan yang mahal, kita bisa menampilkan dari bentuk yang ada menjadi lebih menarik, hanya dengan sedikit berkreasi. Ada beberapa hal yang harus di perhatikan untuk membuat hantaran pengantin yang cantik serta indah, yaitu :
1. Jangan berlebihan dalam menambahkan asesoris ke dalam hantaran, fokuskan pada hantaran itu sendiri , asesoris yang berlebihan akan membuat hantaran tersebut jadi terlihat tidak indah lagi karena penampilan asesoris yang lebih menonjol
2. Penambahan asesoris bisa dilakukan dengan menggunakan pita-pita dari bahan kain, bisa bahan pita satin,pita jepang maupun pita organdi
3. Bisa juga meletakkan aksesoris lainnnya di luar , untuk pengemasan bisa di bantu denagn menggunakan perekat dua sisi dan di rekatkan pada plastik pengemas.
4. Gunakan jarum pentul sebagai alat bantu kreasi seminim mungkin, untuk menghindari rusaknya barang hantaran
Read the rest of this entry »

Memilih Batik dan Perawatannya

Filed Under (tips) by sbw on 01-12-2009

Tagged Under : , ,


Batik sebagai warisan budaya bangsa Indonesia memang pantas untuk dibanggakan, berbagai macam corak serta motif batik saat ini semakin menambah nilai dari batik itu sendiri. Dalam berbagai kesempatan pada saat ini, kain batik serta pakaian bermotif batik sudah banyak digunakan. Untuk dapat memilih kain maupun pakaian batik yang baik serta bagaimana cara untuk merawatnya ,berikut keterangannya :

1. Sebelum memilih batik, ada baiknya bila di tentukan terlebih dahulu batik apa yang di inginkan apakah batik tulis atau batik cetak.

2. Untuk membedakan antara batik tulis dengan batik cetak bisa dilihat dari hasil motif proses pembuatan batik. Pada batik tulis, bagian dalam dan luar kain maupun pakaian batik memiliki motif yang sama (bolak-balik sama). Sedangkan, pada batik cetak terlihat lebih terang di bagian luarnya dan agak pudar di bagian dalam kain maupun pakaian batik. Untuk dapat lebih memastikannya, bisa di cek langsung dan diperhatikan secara seksama.

Read the rest of this entry »

Mengawetkan Bahan Clay

Filed Under (tips) by sbw on 30-11-2009

Tagged Under : , ,


Clay mempunyai arti tanah liat, tetapi melihat dari segi efisien serta kebersihan proses pengerjaan lebih baik menggunakan bahan dasar tepung kue. Supaya adonan clay yang berbahan tepung ini awet, berikut tip yang bisa di lakukan :
1. Yang harus diperhatikan dari awal adalah pembuatan adonan clay tepung dengan memakai bahan-bahan yang baik dan masih baru ( lem dalam keadaan bagus belum kering)
2. Tambahkan bubuk pengawet makanan / benzoat ke dalam adonan clay sedikit agak banyak, ini di lakukan untuk memperlambat timbulnya jamur pada adonan clay tepung
3. Masukkan adonan clay tepung ke dalam kantong plastik, ikat plastik secara rapat untuk menghindari udara masuk kemudian simpan di suatu tempat yang kedap udara.
Bahan clay tepung yang di simpan dengan cara tersebut dapat bertahan 1 sampai dengan 2 bulan dan masih bisa di bentuk sesuai dengan keinginan kita. Karena bahan adonan clay tepung yang telah berumur 1 sampai dengan 2 bulan mungkin tingkat kelenturan bahan clay tepung tidak semudah dengan bahan clay tepung yang baru. Hal ini dapat di atasi dengan menambahkan sedikit pelembab kulit atau body lotion kedalam bahan clay tepung.Campurkan pelembab kulit ke dalam bahan clay tepung secukupnya sampai dirasakan mudah untuk membentuknya menjadi sesuatu sesuai dengan keinginan kita. Pemberian pelembab kulit atau body lotion ini juga berfungsi agar hasil akhir dari kreasi clay tidak retak-retak
Mengawetkan Bahan Clay

Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!Top Show all blogsblog directoryblog search directoryArts Blogs - Blog RankingsBusiness blogs

SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline