<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Learning Center SBW</title>
	<atom:link href="http://learningcentersbw.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://learningcentersbw.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Dec 2009 06:54:27 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<image>
<link>http://learningcentersbw.com</link>
<url>http://learningcentersbw.com/wp-content/mbp-favicon/logosbw.png</url>
<title>Learning Center SBW</title>
</image>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Tips Membuat Glass Painting</title>
		<link>http://learningcentersbw.com/tips/tips-membuat-glass-painting</link>
		<comments>http://learningcentersbw.com/tips/tips-membuat-glass-painting#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 06:54:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sbw</dc:creator>
				<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[glass painting]]></category>
		<category><![CDATA[motif glass painting]]></category>
		<category><![CDATA[tips glass painting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://learningcentersbw.com/?p=287</guid>
		<description><![CDATA[
Ada beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam buat ketrampilan membuat lukisan pada media kaca atau glass agar hasil yang diperoleh lebih maksimal dan menarik. Dari pemilihan media lukis, cat yang dipilih maupun cara melukis di media kaca atau glass tersebut, berikut tip yang perlu diperhatikan :
1.	Media
-	Pastikan bahwa media kaca yang akan kita lukis sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a name="Tips Membuat Glass Painting"></a><br />
Ada beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam buat ketrampilan membuat lukisan pada media kaca atau glass agar hasil yang diperoleh lebih maksimal dan menarik. Dari pemilihan media lukis, cat yang dipilih maupun cara melukis di media kaca atau glass tersebut, berikut tip yang perlu diperhatikan :<br />
1.	Media<br />
-	Pastikan bahwa media kaca yang akan kita lukis sudah bersih dari kotoran maupun minyak yang menempel. Untuk membersihkannya dari kotoran serta minyak bisa menggunakan air hangat dan sabun, atau air hangat dengan cuka, atau dengan alkohol.<br />
-	Ada baiknya jika selama proses pengerjaan glass painting menggunakan sarung tangan berbahan karet. Hal ini dilakukan untuk menghindari minyak alami yang berasal dari telapak tangan meninggalkan kotoran di media lukis.<br />
-	Untuk media kaca yang sudah bersih dan kering, cukup lap dengan kain bersih.<br />
2.	Motif<br />
-	Bagi seorang pemula, tempelkan motif yang sudah jadi di dalam atau dibalik media lukis.Hal ini dilakukan untuk mempermudah mengikuti motif pola yang diinginkan<br />
-	Sedangkan yang sudah terbiasa, bisa menggunakan tanda titik pada media hanya sebagai titik pattern saja.Tanda titik bisa menggunakan pensil .<br />
-	 Untuk membuat efek warna agak gelap maupun buram, lakukan beberapa lapis pewarnaan. Biarkan lapis warna yang pertama kering terlebih dahulu sekitar 20 menit, setelah itu dilapis dengan warna selanjutnya.<span id="more-287"></span><br />
3.	Pemilihan Cat<br />
-	Gunakan cat acrylic enamel seperti decoart ultra gloss, jika menginginkan hasil yang tahan lama setelah 2 minggu dan untuk pengeringan yang tidak membutuhan suhu panas tertentu.<br />
-	Jika menggunakan cat kaca, pastikan cat telah tercampur, aduk cat dengan lembut dan merata sebelum di pakai.<br />
-	Pencampuran air ke dalam cat kaca sebaiknya di perhatikan, karena hal ini akan berpengaruh terhadap kualitas cat.<br />
-	Kuas yang telah di pakai pada warna tertentu bersihkan dengan air  hingga cat warna tak tersisa di kuas tersebut, jika ada sisanya maka hal ini akan berpengaruh pada kualitas warna yang baru, karena telah terkombinasi dengan warna yang tersisa dan hasil warna akan berbeda dari  yang diinginkan.<br />
4.	Tahap akhir<br />
-	Untuk tahap pengeringan bisa dilakukan berbagai macam cara, bisa di biarkan saja di bawah terik matahari tetapi proses ini memakan waktu yang lama untuk hasil yang maksimal dan hindarkan dari debu.<br />
-	Bisa juga menggunakan pengering rambut dengan panas rendah dan jarak yang tidak terlalu dekat.<br />
<a href="#Tips Membuat Glass Painting">Tips Membuat Glass Painting</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://learningcentersbw.com/tips/tips-membuat-glass-painting/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menghias Hantaran Pengantin</title>
		<link>http://learningcentersbw.com/tips/menghias-hantaran-pengantin</link>
		<comments>http://learningcentersbw.com/tips/menghias-hantaran-pengantin#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 07:55:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sbw</dc:creator>
				<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[aksesoris hantaran pengantin]]></category>
		<category><![CDATA[hantaran penganting]]></category>
		<category><![CDATA[kreasi hantaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://learningcentersbw.com/?p=279</guid>
		<description><![CDATA[
Untuk membuat suatu hantaran pengantin yang cantik serta indah tidak juga harus menggunakan bahan- bahan yang mahal, kita bisa menampilkan dari bentuk yang ada menjadi lebih menarik, hanya dengan sedikit berkreasi. Ada beberapa hal yang harus di perhatikan untuk membuat hantaran pengantin yang cantik serta indah, yaitu :
1.	Jangan berlebihan dalam menambahkan asesoris ke dalam hantaran, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a name="Menghias Hantaran Pengantin"></a><br />
Untuk membuat suatu hantaran pengantin yang cantik serta indah tidak juga harus menggunakan bahan- bahan yang mahal, kita bisa menampilkan dari bentuk yang ada menjadi lebih menarik, hanya dengan sedikit berkreasi. Ada beberapa hal yang harus di perhatikan untuk membuat hantaran pengantin yang cantik serta indah, yaitu :<br />
1.	Jangan berlebihan dalam menambahkan asesoris ke dalam hantaran, fokuskan pada hantaran itu sendiri , asesoris yang berlebihan akan membuat hantaran tersebut jadi terlihat tidak indah  lagi karena penampilan asesoris yang lebih menonjol<br />
2.	Penambahan asesoris bisa dilakukan dengan menggunakan pita-pita dari bahan kain, bisa bahan pita satin,pita jepang maupun pita organdi<br />
3.	Bisa juga meletakkan aksesoris lainnnya di luar , untuk pengemasan bisa di bantu denagn menggunakan perekat dua sisi dan di rekatkan pada plastik pengemas.<br />
4.	Gunakan jarum pentul sebagai alat bantu kreasi seminim mungkin, untuk menghindari rusaknya barang hantaran<br />
<span id="more-279"></span> 5.	Buatlah berbagai macam bentuk kreasi hantaran yang berbeda-beda, kreasikan setiap hantaran menjadi bentuk-bentuk yang satu sama lain tidak sama, semakin bergam dan unik maka hantaran akan semakin menarik<br />
6.	Sesuaikan antara bentuk wadah hantaran dengan isi hantaran , jangan ada ketimpangan antara bentuk wadah hantaran dengan isi hantaran. Bentuk wadah hantaran yang besar diisi dengan isi hantaran yang besar pula begitu juga sebaliknya dan kreasikan dengan menarik. Apabila tetap ada ruang kosong di wadah hantaran yang telah terisi oleh isi hantaran ,maka bisa di isi dengan hiasan aksesoris yang satu tema dengan isi hantaran.<br />
7.	Untuk pengemasan hantaran (bertujuan melindungi hantaran dari debu dan kotoran),gunakan plastik pembungkus yang siap pakai<br />
8.	Ada beberapa plastik pembungkus, yaitu : plastic tipis motif, plastik tipis polos dan plastik polos tebal.<br />
Selain kreasi menghias hantaran pengantin, yang perlu diperhatikan terlebih dahulu adalah bentuk wadah dari hantaran pengantin itu sendiri. Berikut adalah tip-tipnya :<br />
1.	Bahan dari wadah hantaran perlu di tentukan terlebih dahulu, karena ada beberapa jenis wadah hantaran yang bisa di gunakan. Ada yang terbuat dari rotan maupun boks, bahkan ada kreasi boks dari kertas semen.<br />
2.	Untuk wadah hantaran yang terbuat dari rotan dan tidak di hias, setelah pengemasan bisa dipercantik dengan menambahkan aksesoris renda yang sudah di padukan dengan karet elastic<br />
3.	Wadah hantaran yang terbuat dari rotan yang sudah dilapisi kain dengan renda dan wadah hantaran yang terbuat dari boks yang sudah di hias biasanya sudah bisa di jumpai dalam berbagai ukuran dan siap  pakai<br />
Selamat berkreasi dengan hantaran.<br />
<a href="#Menghias Hantaran Pengantin">Menghias Hantaran Pengantin</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://learningcentersbw.com/tips/menghias-hantaran-pengantin/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memilih Batik dan Perawatannya</title>
		<link>http://learningcentersbw.com/tips/memilih-batik-dan-perawatannya</link>
		<comments>http://learningcentersbw.com/tips/memilih-batik-dan-perawatannya#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 03:04:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sbw</dc:creator>
				<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[batik tulis]]></category>
		<category><![CDATA[motif batik]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan batik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://learningcentersbw.com/?p=271</guid>
		<description><![CDATA[
Batik sebagai warisan budaya bangsa Indonesia memang pantas untuk dibanggakan, berbagai macam corak serta motif batik saat ini semakin menambah nilai dari batik itu sendiri. Dalam berbagai kesempatan pada saat ini, kain batik serta pakaian bermotif batik sudah banyak digunakan. Untuk dapat memilih kain maupun pakaian batik yang baik serta bagaimana cara untuk merawatnya ,berikut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a name="Memilih Batik dan Perawatannya"></a><br />
Batik sebagai warisan budaya bangsa Indonesia memang pantas untuk dibanggakan, berbagai macam corak serta motif batik saat ini semakin menambah nilai dari batik itu sendiri. Dalam berbagai kesempatan pada saat ini, kain batik serta pakaian bermotif batik sudah banyak digunakan. Untuk dapat memilih kain maupun pakaian batik yang baik serta bagaimana cara untuk merawatnya ,berikut keterangannya :</p>
<p>1.	 Sebelum memilih batik, ada baiknya bila di tentukan terlebih dahulu batik apa yang di inginkan apakah batik tulis atau batik cetak.</p>
<p>2.	Untuk membedakan antara batik tulis dengan batik cetak bisa dilihat dari  hasil motif proses pembuatan batik. Pada batik tulis,  bagian dalam dan luar kain maupun pakaian batik memiliki motif yang sama (bolak-balik sama). Sedangkan, pada batik cetak terlihat lebih terang di bagian luarnya dan agak pudar di bagian dalam kain maupun  pakaian batik. Untuk dapat lebih memastikannya, bisa di cek langsung dan diperhatikan secara seksama.</p>
<p><span id="more-271"></span></p>
<p>3.	Bahan yang biasany a di gunakan untuk membuat motif batik bisa di kategorikan beberapa macam, bahan yg paling baik digunakan biasanya alat tenun bukan mesin (ATBM), bahan dasar yang digunakan adalah sutera, karena hasil batik yang dihasilkan sangat baik  jadi wajar jika harganya paling mahal dikelasnya.</p>
<p>4.	Perawatan kain maupun pakaian batik yang  berbahan premium seperti sutera harus di bersihkan secara dryclean agar lebih awet dan terjaga serat kainnya.</p>
<p>5.	Untuk batik yang berbahan bukan sutera, pencuciannya dapat dilakukan dengan direndam tanpa sabun, untuk menjaga agar warna batiknya tidak cepat pudar.</p>
<p><a href="#Memilih Batik dan Perawatannya">Memilih Batik dan Perawatannya</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://learningcentersbw.com/tips/memilih-batik-dan-perawatannya/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengawetkan Bahan Clay</title>
		<link>http://learningcentersbw.com/tips/mengawetkan-bahan-clay</link>
		<comments>http://learningcentersbw.com/tips/mengawetkan-bahan-clay#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 04:37:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sbw</dc:creator>
				<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[bahan clay]]></category>
		<category><![CDATA[clay tepung]]></category>
		<category><![CDATA[mengawetkan clay]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://learningcentersbw.com/?p=274</guid>
		<description><![CDATA[
Clay mempunyai arti tanah liat, tetapi melihat dari segi efisien serta kebersihan proses pengerjaan lebih baik menggunakan bahan dasar tepung kue. Supaya adonan clay yang berbahan tepung ini awet, berikut tip yang bisa di lakukan :
1.	Yang harus diperhatikan dari awal adalah pembuatan adonan clay tepung dengan memakai bahan-bahan yang baik dan masih baru ( lem [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a name="Mengawetkan Bahan Clay"></a><br />
Clay mempunyai arti tanah liat, tetapi melihat dari segi efisien serta kebersihan proses pengerjaan lebih baik menggunakan bahan dasar tepung kue. Supaya adonan clay yang berbahan tepung ini awet, berikut tip yang bisa di lakukan :<br />
1.	Yang harus diperhatikan dari awal adalah pembuatan adonan clay tepung dengan memakai bahan-bahan yang baik dan masih baru ( lem dalam keadaan bagus belum kering)<br />
2.	Tambahkan bubuk pengawet makanan / benzoat ke dalam adonan clay sedikit agak banyak, ini di lakukan untuk memperlambat timbulnya jamur pada adonan clay tepung<br />
3.	Masukkan adonan clay tepung ke dalam kantong plastik, ikat plastik secara rapat untuk menghindari udara masuk kemudian simpan di suatu tempat yang kedap udara.<br />
Bahan clay tepung yang di simpan dengan cara tersebut dapat bertahan 1 sampai dengan 2 bulan dan masih bisa di bentuk sesuai dengan keinginan kita. Karena bahan adonan clay tepung yang telah berumur 1 sampai dengan 2 bulan mungkin tingkat kelenturan bahan clay tepung tidak semudah dengan bahan clay tepung yang baru. Hal ini dapat di atasi dengan menambahkan sedikit pelembab kulit atau body lotion kedalam bahan clay tepung.Campurkan pelembab kulit ke dalam bahan clay tepung secukupnya sampai dirasakan mudah untuk membentuknya menjadi sesuatu sesuai dengan keinginan kita. Pemberian pelembab kulit atau body lotion ini juga berfungsi agar hasil akhir dari kreasi clay tidak retak-retak<br />
<a href="#Mengawetkan Bahan Clay">Mengawetkan Bahan Clay</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://learningcentersbw.com/tips/mengawetkan-bahan-clay/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dasar Membuat Rajutan atau breien</title>
		<link>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/dasar-membuat-rajutan-atau-breien</link>
		<comments>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/dasar-membuat-rajutan-atau-breien#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 05:35:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sbw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cara Membuat]]></category>
		<category><![CDATA[breien]]></category>
		<category><![CDATA[ketrampilan]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://learningcentersbw.com/?p=258</guid>
		<description><![CDATA[
Pelatihan ketrampilan Breien yang diadakan oleh KopWan Setia Bhakti Wanita Jawa Timur pada tanggal 20 Oktober 2009 sampai dengan 27 Oktober 2009 dan di ikuti oleh 135 peserta berjalan cukup lancar .Ketrampilan pelatihan breien ini  diadakan  bertujuan untuk meningkatkan tingkat  sumberdaya manusia yang ada di dalam koperasi wanita Setia Bhakti wanita Jawa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a name="Dasar Membuat Rajutan atau breien "></a></p>
<div id="attachment_259" class="wp-caption alignleft" style="width: 155px"><a rel="attachment wp-att-259" href="http://learningcentersbw.com/cara-membuat/dasar-membuat-rajutan-atau-breien/attachment/img_2599"><img class="size-medium wp-image-259" title="breien" src="http://learningcentersbw.com/wp-content/uploads/2009/11/IMG_2599-233x300.jpg" alt="ketrampilan breien" width="145" height="160" /></a><p class="wp-caption-text">ketrampilan breien</p></div>
<p>Pelatihan ketrampilan Breien yang diadakan oleh KopWan Setia Bhakti Wanita Jawa Timur pada tanggal 20 Oktober 2009 sampai dengan 27 Oktober 2009 dan di ikuti oleh 135 peserta berjalan cukup lancar .Ketrampilan pelatihan breien ini  diadakan  bertujuan untuk meningkatkan tingkat  sumberdaya manusia yang ada di dalam koperasi wanita Setia Bhakti wanita Jawa Timur sehingga di harapkan terciptanya individu koperasi yang mandiri serta berkarya.</p>
<p>Di butuhkan ketelitian serta ketelatenan untuk dapat menciptakan sebuah rajutan atau breien yang indah. Berikut adalah cara-cara untuk membuat rajutan atau breien :<br />
1.	Istilah dalam merajut.<br />
Knit (k) adalah mengaitkan sebuah benang dari arah depan atau atas (yang lebih dekat ke badan kita), menghasilkan tampilan seperti rantai vertikal ( dinamakan tusuk lurus, tusuk bawah).</p>
<p>Purl (p) adalah mengaitkan sebuah  benang dari arah belakang atau bawah, menghasilkan tampilan seperti bentangan horizontal  (tusuk atas)&#8230;.<span id="more-258"></span></p>
<p>Cast on ( co) adalah gabungan tusukan dasar yang akan menjadi pondasi rajutan. Bisa dibandingkan seperti membuat rantai awal dalam merenda.(tusuk awal)</p>
<p>2.	Alat yang di butuhkan :</p>
<div id="attachment_260" class="wp-caption alignright" style="width: 165px"><a rel="attachment wp-att-260" href="http://learningcentersbw.com/cara-membuat/dasar-membuat-rajutan-atau-breien/attachment/img_2607"><img class="size-medium wp-image-260" title="alat breien" src="http://learningcentersbw.com/wp-content/uploads/2009/11/IMG_2607-300x207.jpg" alt="alat breien" width="155" height="137" /></a><p class="wp-caption-text">alat breien</p></div>
<p>-	Breipen ( sejenis jarum berukuran besar) adalah alat yang di gunakan untuk merajut. Alat ini bisa terbuat dari almunium, bamboo, kayu maupun plastik. Untuk pemula sebaiknya menggunakan jarum rajut berukuran besar ( 8- 10)<br />
-	Benang yang di gunakan dalam merajut/breien adalah benang yang berbahan katun, benang wol lokal, benang wol 2 ply, softy cotton,benang bulky, wol katun tebal.</p>
<p>Tetapi untuk pemula disarankan menggunakan benang 6 ply.<br />
-	Gunting<br />
3.	Langkah-langkah dalam merajut :<br />
-	Simpul dasar<br />
•	Sebelum membuat simpul dasar, buat dulu co (cast on) di salah satu ujung jarum rajut.<br />
•	Buat simpul awal, masukkan benang pada ibu jari bagian luar. Tarik sesuai diameter jarum<br />
-	Tusuk dasar Breien<br />
•	Knit / k (tusuk bawah)<br />
Buat Co awal, masukkan jarum rajut di sebelah kanan ke lubang sebelah kiri, kaitkan benang pada jarum rajut di sebelah kanan, cukit keluar benang melalui lubang dengan memakai  jarum sebelah kanan.<br />
•	Purl / p (tusuk atas )<br />
Buat Co awal, masukkan jarum rajut di sebelah kanan ke belakang bawah ke atas, kaitkan benang pada jarum, cukit keluar kaitan benang.</p>
<p>4.	Variasi tusukan.<br />
-	Motif garter ( garter stitch)<br />
•	Buat co 20 sts<br />
•	Baris 1: buat k 20 , balik<br />
•	Baris 2: buat k 20, balik<br />
•	Ulangi terus hingga mencapai panjang yang diinginkan.<br />
-	Motif stokinette<br />
•	Buat co 20 sts<br />
•	Baris 1: buat k 20, balik<br />
•	Baris 2: buat p 20, balik<br />
•	Ulangi baris 1 dan 2 hingga mencapai panjang yang diinginkan<br />
-	Motif biji (seed stitch)<br />
•	Buat co 20 sts<br />
•	Baris 1 : buat (k1, p1), ulangi 2 kali sampai ujung.<br />
•	Lakukan terus pada setiap baris hingga mencapai panjang yang dikehendaki.<br />
-	Motif renda (ribbed stitch)<br />
Jenis tusuk ini di gunakan untuk menyelesaikan suatu rajutan . hasil dari tusukannya bersifat elastic dan lebih kecil jika dibandingkan tusuk garter atau stokinette.</p>
<p><a href="#Dasar Membuat Rajutan atau breien ">Dasar Membuat Rajutan atau breien </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/dasar-membuat-rajutan-atau-breien/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mewarnai Batik</title>
		<link>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/mewarnai-batik</link>
		<comments>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/mewarnai-batik#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 04:29:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sbw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cara Membuat]]></category>
		<category><![CDATA[breien]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://learningcentersbw.com/?p=253</guid>
		<description><![CDATA[
Pelatihan ketrampilan batik yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu mendapatkan antusias yang cukup besar dari anggota koperasi wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur, kecintaan pada batik sebagai warisan budaya bangsa Indonesia mendorong semangat anggota kopwan Setia Bhakti Wanita Jawa Timur untuk tetap melestarikannya dengan cara mengikuti pelatihan ketrampilan batik. Setelah pembahasan mengenai cara mengolah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a name="Mewarnai Batik "></a><br />
<a title="ketrampilan batik" href="http://learningcentersbw.com/pelatihan/ketrampilan-batik-2" target="_blank">Pelatihan ketrampilan batik</a> yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu mendapatkan antusias yang cukup besar dari anggota koperasi wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur, kecintaan pada batik sebagai warisan budaya bangsa Indonesia mendorong semangat anggota kopwan Setia Bhakti Wanita Jawa Timur untuk tetap melestarikannya dengan cara mengikuti pelatihan ketrampilan batik. Setelah pembahasan mengenai cara <a title="cara membuat batik" href="http://learningcentersbw.com/cara-membuat/cara-membuat-batik" target="_blank">mengolah kain batik </a>dan sejenisnya, berikut adalah proses pewarnaan pada kain batik.<br />
Alat-alat yang dibutuhkan :<br />
-	1 timbangan surat<br />
-	1 gelas untuk takeran soda dari 100 cc atau pipet (tetesan)<br />
-	1 gelas untuk takeran air dari 500 cc<br />
-	2 mangkok soto yang besar<br />
-	2 sendok bebek dari plastik<br />
-	1 pasang sarung tangandari karet<br />
-	1 sikat untuk cucian<br />
-	2 pensil atau kuas yang kecil untuk  “nyolet”<br />
-	1 gawang untuk jemuran / tali dariu plastic<br />
Obat-obatan yang dipakai untuk membuat warna berupa puder terdiri dari 2 macam, yaitu :<span id="more-253"></span><br />
1.	Napthol<br />
Harus dicampur dengan cairan soda (loog), kalau sudah campur di beri air mendidih sampai jernih lalu diberi air dingin<br />
2.	Garam<br />
Cukup di beri air dingin<br />
Cara membuat Loog :<br />
Cairan soda sebanyak 441 gr, caustik soda (soda air), 1 liter Gedistileerd water (dapat beli di apotik). Semua ini dicampur jadi satu supaya cair. Kalau sudah cair diukur dengan ukuran yang namanya “Baume”. Ukuran cairan soda harus terdapat 360 be (baume),baru dapat di pakai.<br />
Perbandingan :<br />
1.	Naphtol dan Soda	: 1 gr napthol, 1 ½ cc loog (air soda), 250 cc air (terdiri 100 cc air mendidih dan 150 cc air dingin )<br />
2.	Naphtol dan garam	: 1 gr naphtol, 2/3 garam, 250 cc air dingin.<br />
Cara mencairkan obat-obat tersebut :<br />
1.	1 gr naphtol dan 1 ½ cc soda di aduk sampai rata betul lalu diberi air mendidih 100 cc diaduk sampai cairan napthol kelihatan jernih/bening.Jika belum jernih di tambah air mendidih sedikit lagi, sesudah itu baru air dingin yang 150 cc di campurkan.<br />
2.	Larutan garam : 2 gr garam dilarutkan dengan air sebanyak sama dengan larutan napthol, jadi 250 cc air dingin.<br />
3.	Bila sudah larut semua, baiknya larutan tersebut dicoba diatas lap yang putih, supaya dapat diketahui warna yang diketahui warna yang dikehendaki, karena biasanya warna nampaknya kurang cocok. Kalu ingin warna yang muda, larutkan napthol dan garam ditambahi air dingin sedikit demi sedikit sampai terdapat warna yang dikehendaki.<br />
<a name="Mewarnai Batik"></a><br />
Proses mewarnai kain batik :<br />
Kain yang selesai di batik, dicuci dengan sikat supaya hilang kanjinya, lalu di jemur tetapi tidak sampai kering. Sesudah itu dimasukkan dalam larutan naphtol  dulu. 6 kali dimuka dan 6 kali di belakang. Dijemur kembali sampai kering lalu di masukkan dalam larutan garam . Sebaiknya mewarnai kain batik di ulangi lagi seperti diatas tetapi hanya 3 kali di muka dan 3 kali di belakang. Maksudnya supaya warna bisa rata dan agak mengkilap. Dijemur kembali sampai kering, lalu di masukkan dalm air mendidih untuk menghilangkan malamnya.<br />
<a href="#Mewarnai Batik ">Mewarnai Batik </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/mewarnai-batik/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketrampilan Breien</title>
		<link>http://learningcentersbw.com/pelatihan/ketrampilan-breien</link>
		<comments>http://learningcentersbw.com/pelatihan/ketrampilan-breien#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 08:07:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sbw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[breien]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://learningcentersbw.com/?p=246</guid>
		<description><![CDATA[
Sweater yang hangat, syal yang nyaman adalah beberapa dari karya indah yang dapat dihasilkan melalui seni merajut atau biasa di sebut dengan Breien atau Knitting. Alat yang digunakan pada Breien untuk menghasilkan sebuah rajutan adalah 2 buah Breipen / stick dan benang untuk breien. Pengunaan 2 buah stick inilah yang membedakan antara breien dengan crochet. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a name="Ketrampilan Breien"></a></p>
<div id="attachment_247" class="wp-caption alignleft" style="width: 141px"><a rel="attachment wp-att-247" href="http://learningcentersbw.com/pelatihan/ketrampilan-breien/attachment/img_2604"><img class="size-medium wp-image-247" title="ketrampilan breien" src="http://learningcentersbw.com/wp-content/uploads/2009/10/IMG_2604-246x300.jpg" alt="ketrampilan breien di kopwan sbw" width="131" height="160" /></a><p class="wp-caption-text">ketrampilan breien di kopwan sbw</p></div>
<p>Sweater yang hangat, syal yang nyaman adalah beberapa dari karya indah yang dapat dihasilkan melalui seni merajut atau biasa di sebut dengan <strong>Breien</strong> atau Knitting. Alat yang digunakan pada Breien untuk menghasilkan sebuah rajutan adalah 2 buah Breipen / stick dan benang untuk breien. Pengunaan 2 buah stick inilah yang membedakan antara breien dengan crochet. Hasil dari ketrampilan <strong>Breien</strong> ini selain bisa di gunakan untuk pelengkap berbusana sehari-hari juga bisa menambah penghasilan keluarga.<br />
Sejalan dengan RK-RAPB 2009 yang menyepakati ketrampilan <strong>Breien</strong> sebagai salah satu ketrampilan yang di adakan pada tahun 2009 ini maka pada tanggal 20 Oktober 2009 diadakan ketrampilan Breien di gedung II <em>Koperasi</em> setia Bhakti Wanita. Pelatihan <strong>ketrampilan</strong> yang diadakan selama beberapa hari ini diikuti oleh 135 anggota KopWan Setia Bhakti Wanita Jawa Timur. Mengingat juga jumlah peserta pelatihan yang begitu banyak, maka di bagi beberapa kelompok pelatihan ketrampilan Breien dalam beberapa hari pelatihan. Dalam satu hari terdapat 2 sesi pelatihan yaitu pukul 09.00 sampai dengan 12.00 untuk sesi pertama dan pukul 13.00 sampai dengan 16.00 untuk sesi kedua&#8230;[..]<span id="more-246"></span>Pelatihan <strong>ketrampilan Breien</strong> ini akan berlangsung pada tanggal 20 Oktober  2009 sampai dengan 22 Oktober 2009 dan di lanjutkan pada tanggal 23 Oktober 2009 sampai dengan 27 Oktober 2009. Ada 3 pembimbing untuk pelatihan ketrampilan Breien ini yaitu Ny. Wokky (klp.10), Diana Chandra (klp. 84), Retno (PPL),sehingga dalam penyampaian pelatihan breien dapat dilakukan  secara bertahap dan lebih mendalam ke peserta pelatihan.<br />
Dalam pelatihan ketrampilan Breien dengan biaya  Rp. 80.000,- ini, peserta pelatihan akan memperoleh sepasangan Breipen ( alat seperti jarum berukuran logam dan sejenisnya) dan sejumlah benang khusus ketrampilan Breien. Seperti pelatihan-pelatihan ketrampilan yang diadakan sebelumnya, pelatihan kali ini diharapkan juga dapat menambah kemampuan anggota KopWan Setia Bhakti Wanita Jawa Timur dalam berkarya sehingga meningkatkan sumber daya manusia yang terdapat dalam Kopwan Setia Bhakti Wanita Jawa Timur.<br />
<a href="#Ketrampilan Breien">Ketrampilan Breien</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://learningcentersbw.com/pelatihan/ketrampilan-breien/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seni Glass Painting</title>
		<link>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/seni-glass-painting</link>
		<comments>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/seni-glass-painting#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 03:54:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sbw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cara Membuat]]></category>
		<category><![CDATA[glass]]></category>
		<category><![CDATA[jawa-timur]]></category>
		<category><![CDATA[lukis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://learningcentersbw.com/?p=230</guid>
		<description><![CDATA[
Berbagai macam ketrampilan telah di adakan oleh Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang terdapat di dalam Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur. Salah satu pelatihan ketrampilan yang mendapatkan antusias yang sangat baik adalah pelatihan ketrampilan Glass Painting. Ketrampilan yang menggunakan bahan dasar dari kaca [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a name="Seni Glass Painting"></a><br />
Berbagai macam ketrampilan telah di adakan oleh Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang terdapat di dalam Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur. Salah satu pelatihan ketrampilan yang mendapatkan antusias yang sangat baik adalah pelatihan ketrampilan Glass Painting. Ketrampilan yang menggunakan bahan dasar dari kaca sebagai media lukis atau mewarnai ini mempunyai nilai artistik atau nilai seni yang dapat di jadikan hiasan maupun penghias rumah.<br />
Berikut adalah beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam ketrampilan glass painting :<br />
1.	Bahan untuk Glass Painting<br />
Bahan dasar yang di gunakan adalah kaca, dalam hal ini dapat menggunakan bahan-bahan dasar kaca di sekitar kita seperti gelas, botol, piring, tempat selai, stoples, dll. Yang perlu di perhatikan adalah benda yang akan di gunakan sebagai media melukis atau mewarnai janganlah yang sudah banyak goresannya dan buram, pilihlah benda kaca yang mempunyai bentuk yang unik dan artistik.[..]<span id="more-230"></span></p>
<p>2.	Penyiapan bahan dasar<br />
Bahan dasar kaca yang di gunakan sebagai media melukis maupun mewarnai sebaiknya di bersihkan terlebih dahulu dari kotoran , minyak dan lemak.Setelah bersih dan kering sebaiknya di seka dengan kain bersih dengan menggunakan methanol.<br />
3.	Desain dan pola lukisan<br />
Pada dasarnya untuk membuat pola lukisan pada media berbahan dasar kaca tergantung pada selera masing-masing individu karena motif yang di gunakan bisa berbagai macam. Namun motif atau pola yang biasa digunakan adalah motif bunga, kartun, binatang, capung dan kupu-kupu. Untuk melukis maupun menggambar kerangka motif yang akan di buat sebagainya menggunakan outliner terlebih dahulu atau bisa menjiplak pola pada kertas dengan meletakkan kertas yang sudah bermotif pada sisi dalam media bahan kaca, selanjutnya kerangka maupun motif bisa dibuat dengan mencontoh gambar tersebut.<br />
4.	Bahan pewarna<br />
Ada 2 macam pewarna yang bisa digunakan dalam ketrampilan Glass painting ini:<br />
a.	Cat Opaque Coates<br />
Ini adalah jenis cat yang tidak transparent dan biasanya di gunakan bagi yang baru berlatih glass painting. Cara menggunakannya yaitu dengan mengencerkannya terlebih dahulu dengan thinner dan ditambah Glass Fixed Catalist (-+ 5%).<br />
b.	Cat Transparent Vetro<br />
Cat ini menghasilkan warna-warna yang cerah dan transparent. Cara menggunakannya bisa langsung di kuaskan di media berbahan dasar kaca yang sudah bersih.Untuk kadar kekentalannya sesuai dengan kebutuhan  bisa ditambahkan dengan thinner. Biasanya cat ini di gunakan oleh pengrajin glass painting yang sudah terlatih<br />
5.	Pengecatan<br />
Setelah penggunaan Out liner / garis luar pada media kaca, bisa di kuaskan dengan Cat Opaque Coates atau Cat Transparent Vetro. Akan lebih baik jika proses pengecatan menggunakan kuas nylon. Kuaskan cat pada media kaca secara merata jangan terlalu tebal. Setelah selesai pewarnaan kemudian keringkan.(wba)</p>
<p><a href="#Seni Glass Painting">Seni Glass Painting</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/seni-glass-painting/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Batik</title>
		<link>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/cara-membuat-batik</link>
		<comments>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/cara-membuat-batik#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 05:23:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sbw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cara Membuat]]></category>
		<category><![CDATA[batik]]></category>
		<category><![CDATA[jawa-timur]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://learningcentersbw.com/?p=206</guid>
		<description><![CDATA[
Batik, merupakan salah satu dari beragam kebudayaan kerajinan bernilai  tinggi yang di miliki oleh bangsa Indonesia.  Seluruh dunia pun telah mengakui bahwa kebudayaan kerajinan Batik merupakan kebudayaan asli milik bangsa Indonesia, hal ini dipertegas oleh UNESCO (lembaga di bawah PBB) dengan meresmikan Batik sebagai ikon budaya bangsa yang memiliki keunikan serta simbol dan filosofi yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a name="Cara Membuat Batik"></a><br />
Batik, merupakan salah satu dari beragam kebudayaan kerajinan bernilai  tinggi yang di miliki oleh bangsa Indonesia.  Seluruh dunia pun telah mengakui bahwa kebudayaan kerajinan Batik merupakan kebudayaan asli milik bangsa Indonesia, hal ini dipertegas oleh UNESCO (lembaga di bawah PBB) dengan meresmikan Batik sebagai ikon budaya bangsa yang memiliki keunikan serta simbol dan filosofi yang mendalam mencakup siklus kehidupan manusia pada tanggal 2 Oktober 2009 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.Seni budaya bangsa yang mencerminkan pribadi bangsa ini yang telah di wariskan dari generasi ke generasi , merupakan tanggung jawab kita sebagai anak bangsa untuk melestarikan kebudayaan kerajinan bernilai tinggi ini.</p>
<p>Untuk melestarikan kebudayaan bangsa yang bernilai seni tinggi dan untuk meningkatkan kemampuan ketrampilan kaum wanita khususnya anggotanya, maka Kopwan Setia Bhakti Wanita Jawa Timur telah mengadakan Pelatihan Ketrampilan Batik pada tanggal 19, 22, 23 dan 26 Juni 2009. Berikut adalah cara untuk membuat batik tulis seperti yang telah disampaikan pada pelatihan ketrampilan Batik :</p>
<p>Pendahuluan</p>
<p>Untuk membuat “Batik Tulis” dibutuhkan antara lain :</p>
<p>-          Kain putih putih lebar 1,10 meter dan ini kita sebut “White Cambric”.  Jadi khusus / special kain tersebut untuk batik. Biasanya kain tersebut harus kita beli 1 piece, dan ini berukuran 17 ½ yard x42 inch. Dari kain berukuran ini dapat kita bagi menjadi 6 helai kain. Tetapi sekarang di Jogja dan Solo kita dapat membeli 1 lembar atau beberapa lembar yang kita butuhkan ( 1 lembar=2 ½ meter)<span id="more-206"></span></p>
<p>Cara mengolah kain :</p>
<p>Sebelum kain ini di batik, kita cuci terlebih dahulu, dan kalau akan di batik dengan menggunakan warna (seperti kain dari pekalongan ), harus di “ketel” atau di “loyor” terlebih dahulu. Sesudah di cuci atau di ketel, lalu di “kanji” di teruskan dengan di “kemplong”. Dan mencucinya tidak boleh menggunakan sabun, maksud dari pencucian tersebut ialah untuk menghilangkan kanji pabrik dan lemak.</p>
<p>Yang di butuhkan untuk membatik:</p>
<p>-          1 kompor kecil atau anglo kecil (prapen)</p>
<p>-          1 wajan kecil dan malam batik</p>
<p>-          5 biji canting, yang terdiri dari ( 1 untuk ngengreng / klowongan, 1 untuk isen-isen, 1 untuk cecekan/ titik-titik, 1 untuk tembokan, 1 untuk seret dua / garis yang berjejeran )</p>
<p>-          Beberapa helai “ijuk” yang halus sampai yang kasar, ini kita pergunakan untuk “menyogok” bila canting yang kita pakai buntu. Cara mengetel atau mengloyor kain putih tersebut di cuci tanpa sabun lalu di jemur sampai kering.</p>
<p>Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk mengetel :</p>
<ol>
<li>Minyak      kacang : minyak klenteng, minyak jarak atau minyak wijen</li>
<li>Air      abu dari merang, abu dapur atau soda pabrik. Biasanya yang kita pakai      landa merang dengan minyak kacang dengan perbandingan :</li>
</ol>
<p>-          75 cc minyak kacang, 20 gr air merang (landa), ½ liter atau 1 liter air biasa (ini ukuran untuk 1 lembar kain putih )</p>
<p>Tahap Pertama:</p>
<p>Air ½  liter di campur dengan 20 gr landa atau air merang atau air soda abu dan di adul-aduk samapai campur betul. Kemudian minyak kacang 75 cc dimasukkan campuran tersebut akan menjadi berwarna kuning dan akhirnya berubah menjadi putih seperti susu. Kain putih yang sudah di cuci dan kering tadi dimasukkan, diaduk / di uleni sampai rata, lalu di jemur sampai kering. Pengadukkan (menguleni) ini diulangi sampai 20 x , dan setiap kali pengadukan air yang seperti susu tadi di tambahai ½ liter air soda / landa . Sesudah di uleni sampai bersih tanpa sabun lalu di kanji. Jika mengkanji kain tersebut jangan langsung di jemur, tetapi dibiarkan dahulu sampai air kanjinya sampai habis menetes, kalau sudah agak mengering, baru di jemur sampai kering. Kemudian di “kemplong”.</p>
<p>Caranya Mengemplong :</p>
<p>Kain yang telah kering tadi lalu di gulung, ditaruh diatas kayu yang halus , panjangnya kira-kira 1 meter dan kain tersebut dipukul-pukul dengan palu kayu. Agar kain tersebut tidak kotor, sebaiknya dibungkus dengan kain putih. Kita pukul-pukul sampai kain tersebut halus, karena itu tidak boleh di setrika, sebab serta kain akan tertarik dan akan merusak batikan kita.</p>
<p>Caranya Membatik :</p>
<p>Malam dimasukkan dalam wajan, dipanaskan sampai cair, canting klowongan dimasukkan dalam malam yang panas, kita ambil sedikit, baru kita mulai membatik pada kain putih tersebut. Cara menggambar di atas kain (membatiknya) harus terlihat dari belakang, agar supaya kelihatan di batik dibaliknya (di terusi) dan tidak mudah hilang, kalau nantinya diberi warna.(wba)<br />
<a href="#Cara Membuat Batik">Cara Membuat Batik</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/cara-membuat-batik/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Ketrampilan Clay</title>
		<link>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/membuat-ketrampilan-clay</link>
		<comments>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/membuat-ketrampilan-clay#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2009 04:48:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sbw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cara Membuat]]></category>
		<category><![CDATA[clay]]></category>
		<category><![CDATA[ketrampilan]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://learningcentersbw.com/?p=202</guid>
		<description><![CDATA[
Clay mempunyai arti tanah liat, tetapi bahan dasar yang dipergunakan dalam pelatihan ketrampilan yang di adakan oleh Kopwan Setia Bhakti Wanita Jawa Timur bukanlah dari tanah liat, tetapi bahan sesungguhnya terbuat dari &#8220;tepung kue&#8220;. Bahan dasar untuk membuat ketrampilan Clay ini bisa bermacam-macam, akan tetapi melihat dari segi efisien serta kebersihan proses pengerjaan lebih baik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a name="Membuat Ketrampilan Clay"></a><br />
<strong><a title="ketrampilan clay" href="http://learningcentersbw.com/pelatihan/terbuka-peluang-usaha-hantaran-clay" target="_blank">Clay</a> </strong>mempunyai arti tanah liat, tetapi bahan dasar yang dipergunakan dalam pelatihan ketrampilan yang di adakan oleh <em>Kopwan Setia Bhakti Wanita Jawa Timur</em><strong> </strong>bukanlah dari tanah liat, tetapi bahan sesungguhnya terbuat dari &#8220;<a title="ketrampilan kue kering" href="http://learningcentersbw.com/pelatihan/ketrampilan-kue-kering" target="_blank">tepung kue</a>&#8220;. Bahan dasar untuk membuat ketrampilan<strong> Clay</strong> ini bisa bermacam-macam, akan tetapi melihat dari segi efisien serta kebersihan proses pengerjaan lebih baik menggunakan bahan dasar tepung kue seperti yang disampaikan oleh Ibu Monica Harijati Hariboentoro pada pelatihan ketrampilan <strong>Clay</strong>.</p>
<p>Berikut adalah bahan dasar yang di gunakan untuk ketrampilan Clay :</p>
<p>Bahan<br />
a. tepung kanji<br />
b. tepung terigu<br />
c. tepung beras<br />
d. pengawet kue ( natrium benzoat )<br />
e. lem putih (PVAC)</p>
<p><span id="more-202"></span></p>
<p>Cara Buat<br />
a. tepung kanji, terigu, beras dicampur semua dengan perbandingan 1 : 1 : 1<br />
b. tambahkan pengawet dan lem<br />
c. uleni sampai kalis<br />
d. campurkan pewarna</p>
<p>Pewarnaan<br />
Bisa menggunakan berbagai macam pewarna (cat air, acrylic, poster, oil). Pewarna dicampur ke dalam adonan lalu diuleni sampai merata.</p>
<p>Pembentukan<br />
Setelah semua bahan telah siap, maka bahan bisa di bentuk sesuai dengan keinginan</p>
<p>Pengeringan<br />
Model yang sudah jadi dapat dibiarkan saja, hanya di angin-anginkan. Atau juga dapat di keringkan di bawah matahari,tetapi tidak secara langsung.(wba)<br />
<a href="#Membuat Ketrampilan Clay">Membuat Ketrampilan Clay</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://learningcentersbw.com/cara-membuat/membuat-ketrampilan-clay/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
