Nov
Dasar Membuat Rajutan atau breien
Filed Under (Cara Membuat) by sbw on 03-11-2009
Tagged Under : breien, ketrampilan, koperasi
Pelatihan ketrampilan Breien yang diadakan oleh KopWan Setia Bhakti Wanita Jawa Timur pada tanggal 20 Oktober 2009 sampai dengan 27 Oktober 2009 dan di ikuti oleh 135 peserta berjalan cukup lancar .Ketrampilan pelatihan breien ini diadakan bertujuan untuk meningkatkan tingkat sumberdaya manusia yang ada di dalam koperasi wanita Setia Bhakti wanita Jawa Timur sehingga di harapkan terciptanya individu koperasi yang mandiri serta berkarya.
Di butuhkan ketelitian serta ketelatenan untuk dapat menciptakan sebuah rajutan atau breien yang indah. Berikut adalah cara-cara untuk membuat rajutan atau breien :
1. Istilah dalam merajut.
Knit (k) adalah mengaitkan sebuah benang dari arah depan atau atas (yang lebih dekat ke badan kita), menghasilkan tampilan seperti rantai vertikal ( dinamakan tusuk lurus, tusuk bawah).
Purl (p) adalah mengaitkan sebuah benang dari arah belakang atau bawah, menghasilkan tampilan seperti bentangan horizontal (tusuk atas)…. Read the rest of this entry »


Tanah liat memang bukan hal asing. Dari tanah liat bisa menjadi berbagai alat dapur hingga atap rumah. Ditangan seorang yang berjiwa seni, tanah liat juga bisa berubah menjadi berbagai barang bernilai seni. Ditangan anak-anak, tanah liat bisa berubah menjadi berbagai mainan. Pendek kata, tanah liat bisa berubah menjadi berbagai barang yang bernilai apapun bergantung dari kreatiftasnya.
Berbeda dengan pelatihan membuat hantaran. Untuk pelatihan ini, tim tidak kesulitan mencari instruktur. Karena Ibu Laksmiwati Etty yang pernah memberikan pelatihan kerajinan dari kertas semen tersebut juga mahir dalam membuat hantaran. Bahkan Ibu Etty anggota kelompok 370 ini juga sudah mengarang buku tentang hantaran. Sehingga di bulan Juli itu pula usulan anggota tentang ketrampilan membuat hantaran bisa direalisasi.
Lebaran sebentar lagi. Setidaknya Rhamadan sudah mulai masuk pada Agustus nanti. Bagi ibu-ibu, tentu memasuki bulan puasa dan lebaran tersebut akan menjadi kesibukan tersendiri. Kesibukan itu semakin padat ketika bulan Rhamadan mulai mendekati akhir dan lebaran menjelang. Biasanya ibu-ibu mulai sibuk keluar-masuk pasar maupun mal. Accessories rumah, busana hingga kue lebaran menjadi buruannya. Pendek kata disaat seperti itu tingkat konsumsi sangat tinggi.
Dalam pelatihan kue kering ini, Kopwan SBW menggandeng PT. Bogasari yang punya unit usaha pelatihan berbagai macam kue. Untuk itulah pelatihan yang diselenggarakan sejak tanggal 15 hingga 18 Juni 2009 itu diadakan di Bogasari Baking Center (BBC). Di pusat pelatihan yang berada di belakang Delta Plaza itulah anggota SBW berlatih membuat kue mulai pukul 08.30 hingga pukul 16.00. Ada 4 resep yang diajarkan yaitu puff stik keju, sus kering manis, almound macatron cookies dan mlinjo cookies. 
Keberhasilan sistem tanggung renteng yang diterapkan oleh Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur dan dinamika penerapannya di dalam kelompok




